FEB UPN Veteran Jakarta Selenggarakan Pemberdayaan Wanita Melalui Workshop Kewirausahaan Dan Pembuatan Bisnis Plan di Ponpes Babakan Ciwaringin Cirebon

Oleh: Tim Dosen FEB UPN Veteran Jakarta yang diketuai Alfatih S.Manggabarani ,dengan Anggota Munasiron Miftah, Suryani Maryam

Ringkasan Kegiatan

Economic Forum Masalah Global Gender gap pada tahun 2017 merilis laporanya bahwa Indonesia menempati urutan 109 dari144 negara terkait dengan keterlibatan perempuan dalam partisipasi ekonomi dan kesempatan berusaha. Laporan tersebut menggambarkan bahwa perempuan di indonesia belum sepenuhnya mendapatkan kesempatan dalam mendapatkan peluang kerja dan peluang berusaha. Rendah kesempatan dan keterlibatan perempuan tersebut tidak hanya berdampak pada perekonomian, tapi juga berdampak pada masalah sosial yang lain, ketergantungan ekonomi perempuan terhadap laki-laki seringkali menyebabkan perempuan tidak berdaya ketika terjadi kekerasan dalam keluarga atau tidak dilibatankan dalam pengambilan keputusan.

Peran perempuan pada masyarakat kuno lebih ditekankan pada sektor domestik sebuah keluarga, yaitu memasak dan mengurus anak. Perempuan ibarat pemain di belakang panggung yang memiliki peran penting namun tak pernah tampil dimuka umum .

Hal ini tidak menjadi masalah bagi perempuan yang memiliki kesempatan mengeyam pendidikan yang tinggi (Tasia & Nurhasanah, 2019). Namun, perempuan yang tidak memiliki kesempatan mengeyam pendidikan tinggi tentunya akan kalah bersaing dengan perempuan lain. Kondisi ekonomi dan tingkat pendidikan masyarakat yang relatif rendah membutuhkan pendampingan dan penyuluhan untuk memanfaatkan potensi yang ada di desa dan lingkungannya. Kaum perempuan usia produktif merupakan salah satu potensi desa yang dapat dikembangkan dengan membekali keterampilan dan pengetahuan yang dapat dimanfaatkan sebagai penunjang perkembangan ekonomi masyarakat desa (Abidin, 2017). Perempuan yang memiliki waktu menganggur merupakan modal dan kesempatan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif sehingga dapat menjadi sumber pendapatan, sehingga perempuan tersebut tidak hanya menjadi ibu rumah tangga pada umumnya, namun bisa menjadi ibu rumah tangga yang berdaya secara ekonomi (Garba & Abubakar, 2019) .

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk transfer ilmu pengetahuan dan keterampilan secara off line atau dengan berinteraksi langsung . Bahasan dalam program pengabdian masyarakat ini diantaranya adalah membuat peta bisnis dengan bisnis model canvas, menemukan dan menciptakan nilai tambah bisnis, menentukan target pasar yang tepat, membuat survey pasar, menciptakan bisnis yang memberikan solusi, mengembangkan saluran pemasaran, membentuk mental dan mindset sukses pengusaha perempuan, menentukkan arah dan tujuan bisnis, menciptakan identitas bisnis, membuat anggaran keuangan, menghitung harga jual yang benar dan menguntungkan serta menyusun laporan keuangan sederhana.

Untuk memanfaatkan peluang bisnis di era digital dan di masa pandemi ini salah satu bisnis yang paling menjanjikan adalah bisnis kuliner. Prospek usaha ini akan terus cemerlang mengingat kuliner atau makanan merupakan kebutuhan pokok bagi semua manusia. Salah satu bisnis bidang kuliner yang bisa dijalankan adalah bisnis katering. Usaha katering menjadi tren bisnis belakangan ini dan jumlah pengusaha katering terus meningkat sehingga persaingan di dalam bisnis katering ini cukup ketat. Usaha katering ini sangat cocok di jalankan oleh perempuan, karena memasak merupakan kegemaran dari perempuan.

Menyadari potensi perempuan dalam berwirausaha, ponpes Ciwaringin Babakan yang mewadahi perempuan dalam kegiatan keagamaan terpanggil untuk memberdayakan kesejahteraan para santrinya. Pengurus ponpes bekerjasama dengan Tim FEB UPN Veteran Jakarta melakukan        pelatihan kewirausahaan dan penggunaan media sosial sebagai sebagai media promosi  kegiatan organisasi dan mempromosikan hasil karya santri yang sebagian besar memiliki aktivitas ekonomi sebagai wirausaha skala mikro dan kecil. Ponpes Babakan Ciwaringin, menjadi Ponpes tertua yang ada di Indonesia. Hal itu, terungkap dalam acara Bedah Buku Baban Kana, karya KH Zamzami Amin di Soft Opening Saung Juang di Jalan Perjuangan.

Tujuan Program Pengabdian Masyarakat ini adalah : Pertama, Memberdayakan wanita melalui program kewirausahaan untuk menopang ekonomi keluarga; Kedua, Menumbuhkan kemampuan wirausaha bagi pemuda untuk   mengoptimalkan  potensi sumber daya di Desa Ciwaringin; Ketiga, Meningkatkan kreativitas pemuda khususnya wanita di Desa Ciwaringin.

Gambar 1. Tampak Lokasi Kegiatan Ponpes
Mualimin Mualimat
Gambar 2 : Skema Program Pengabdian Masyarakat Tematik Berbasis Ponpes
Photo – photo kegiatan

Kesimpulan

Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini secara umum sudah berjalan dengan baik berkat kerjasama antar tim Dosen FEB dengan pihak Ponpes  serta dukungan berbagai pihak. Namun ada beberapa hal yang menjadi catatan setelah kegiatan tersebut berlangsung, yaitu, para peserta pelatihan membutuh kan pelatihan  secara kontinuitas setelah kegiatan ini, sebab masih banyak peserta pelatihan yang kurang bisa dalam merancang pesan  persuasife dan memanfaatkan media yang lainnya. Umpan balik  peserta pelatihan terkait pelaksanaan  pelatihan yang dihasilkan dalam    kegiatan ini adalah sangat baik. Sebagian besar peserta yang menjadi responden   menyatakan bahwa tema dan isi materi serta informasi yang dibagikan dalam   pelatihan dan selama pelatihan dapat menambahkan informasi bagi mereka dalam upaya membentuk bisnis baru dan  mengembangkan bisnis .

Ucapan Terimakasih

Pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Pemberdayaan Wanita Melalui Workshop Kewirausahaan Dan Pembuatan Bisnis Plan Pada Santriwati Ponpes Babakan Ciwaringin Cirebon dapat terselenggara dengan baik atas dukungan berbagai pihak. Dalam kesempatan ini, tim menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada:

  • Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LP3M) UPN Veteran Jakarta yang telah mendukung terlaksananya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini.
  • FEB UPN Veteran Jakarta  , rekan-rekan dosen sebagai tim pengabdi,  dan mahasiswa yang terlibat dalam keseluruhan  rangkaian kegiatan dan telah bekerjasama untuk mewujudkan kegiatan ini.
  • Manajemen Ponpes dan para santriwati yang telah turut berpartisipasi dalam kegiatan pelatihan berbagi informasi terkait perkembangan produktivitas wanita dalam bisnis saat ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian